Namun kali ini aku benar-benar Rindu

Langit biru yang sendu
Mengajakku untuk mengingat waktu bersamamu ibu
Dua bulan lalu, ingat aku ketika sibuk-sibuknya kau dengan kerjamu
Sakitpun melandaku, namun sehabis kerjapun kau sempatkan untuk memijati punggungku
Meskipun badanku tak sekecil dulu, namun tetap kau lakukan itu ibu
Dengan harapan bisa mengusir rasa sakitku.
                Aku kangen suasana itu
Meskipun sakit sekalipun
Terkadang suasan ini datang, namun cepat-cepat kubuang
Karena sakit rasanya menahan rindu yang tak bisa kulepaskan
—Namun  kali ini aku benar-benar rindu 
Ketika makan di dekat jendela , sambil memandangi awan yang menggodaku untuk mengungkapkan rasa yang selama ini malu untuk kuluapkan

                                                                Surabaya, 3 oktober 2016 

Share:

0 komentar