Refleksi Dari Pengguna Spotify Gratisan


    Aku termasuk orang yang suka banget dengerin musik. Kalau ingin moodnya happy, tinggal puterin musik-musik up-beat. Nah kalau pengen sedih-sedihan, tinggal puter aja lagu galau ga ketulungan, nangis deh lo
    Aku mulai dengerin musik di Spotify sejak tahun 2019 kalau ga salah, dan sampai sekarang (2025). Dulu awal-awal pakai spotify masih pakai akun gratisan, karena kan berlangganannya harganya Rp59.900, padahal waktu itu masih belum kerja, nah pas tahun 2020 akhir, aku sudah kerja aku pakai akun yang premium lah, hehehe sudah punya gaji, jadi ada budget untuk hiburan. 
    Dulu pendasarannya mengapa berlangganan spotify karena iklan di spotify sering sekali iklan seram, padahal aku sering putar spotify di waktu-waktu subuh pada saat lari, ga kebayang dong lagi di tempat sepi iklan yang lewat iklan hantu... sangakin seringnya dulu lewat iklan hantu, jaidnya sering kecilin volume atau ya ga diputer lagi tuh spotify nya.. 
    Nah sempat ga berlangganan lagi karena budget untuk hiburan dihentikan karena kembali jobless wkwk. Tahun 2023 aku jadi mahasiswa lagi sehingga aku putuskan untuk berlangganan spotify lagi karena kalau pelajar harganya murce dan ya alesannya karena males ngecilin volume atau lepas headset pas iklan hantu. 
Nah ini observasiku, selama berlangganan dan tidak berlanganan spotify pasti ada bedanya. Aku coba jabarin dan ambil hikmahnya yak
Ketika menggunakan spotify premium enaknya tuh: 
- Bebas pilih lagu apa saja yang kita mau, bebas iklan 
- Lirik selalu tersedia, jadi pas karokean enak 
- Sekarang ada musik videonya, tapi aku jarang lihat juga 
- Cuma, algoritmanya kurang begitu bagus (menurutku). Aku merasa ketika pakai yang premium suggested lagu selanjutnya ga sesuai sama yang kita pilih dari awal begitu loh 
Ketika menggunakan spotify gratisan yang dirasain: 
- Iklan pastinya sering lewat, dan aku merasa iklannya lebih sekarang dibandingkan tahun 2020 an dulu 
- Ga semua lagu disediain liriknya, jadi pas mau karokean mesti buka dari google
- Sekarang untungnya iklan hantunya sedikit, bisa kayak seminggu sekali cuma sekali doang lewatnya
- Tidak bisa langsung jump ke lagu yang kita ingin.
- Nah tapi nih, aku ngerasa algoritmanya lebih bagus. Jadi untuk lagu selanjutnya suggestionnya masih seirama/senada, atau apalah namanya intinya mirip sama lagu di awal yang kita pilih. 
- Kalau ini, mencoba mengambil hikmah karena gratisan seh, ketika ga bebas untuk jump into lagu yang lain, akhirnya mesti sabar

Kalau ada refrensi streaming musik yang lebih asoy, boleh dikasih tahu dong 
#Latihan menulis #gapakaiChatGPTdong


Share:

0 komentar